First slide

Pengertian Haji Furoda, Golden Ticket Tanpa Antri Nunggu Kuota Terbang

Setiap muslim dan muslimah kalau ditanya, ingin menjadi tamu Allah, akan menjawab pasti mau, terlebih ini menjadi ibadah dari rukun Islam ke-5, tentunya menjadi hal yang spesial, jika kita diberi kesempatan untuk menjadi tamu Allah, atau diberikan rezeki kecukupan rezeki untuk menunaikannya. Beragam cara akan dilakukan demi mewujudkannya, tidak sedikit kita membaca atau mendengar kejadian yang mengharukan dan pantas dijadikan cerita hikmah atau inspirasi bagi kita yang memang menginkan untuk dapat menunaikan haji.

Baru-baru ini kita mendengar kisah Ibu Siti Indasah, jama’ah haji asal Pati, perempuan yang hanya berprofesi sebagai pedagang pecel ini memiliki kisah heroik, ia menyisihkan uang 10.000 dari setiap keuntungan dari berdagang pecel, selama 11 tahun ia tekuni itu. Atau kisah petani miskin, bernama Juan, yang bekerja sebagai buruh tani, untuk lima hektar tanah sawah yang ia kerjakan, dan sebagian upah yang diterimanya ia sisihkan untuk berhaji, baginya pergi haji merupakan mimpi terindah yang ia impi-impikan.

Atau kisah asisten rumah tangga di Kota Batu, Jawa Timur akhirnya bisa naik haji. Ia adalah Tukah, wanita berumur 62 tahun yang terus bersabar dan berdoa hingga bisa mewujudkan impiannya ke Tanah Suci pada tahun 2022, ia berhasil menabung selama dua puluh tahun, walau profesinya dianggap mustahil untuk berhaji, berkat kegigihannya, ia dapat memenuhi panggilan menjadi tamu Allah, beragam kisah heroik lainnya bisa kita dapati dan temukan.

Namun, dalam perjalanan haji sendiri, khususnya di Indonesia tidaklah mudah, terlebih dengan diberlakukannya batas quota haji yang umumnya bisa puluhan tahun, Dikutip dari laman haji.kemenag.go.id, Kamis (14/4/2022), daftar tunggu haji atau waiting list untuk calon jemaah haji asal Jakarta adalah 26 tahun. Artinya, jika calon jemaah haji asal Jakarta mendaftarkan diri tahun 2022, waktu estimasi berangkatnya sekitar tahun 2048.

Nah, hingga akhirnya ada istilah Haji Furoda, yakni Haji Furoda merupakan haji yang visa hajinya diperoleh melalui undangan dari Pemerintah Kerajaan Saudi Arabia. Undangan ini di luar kuota visa haji yang sudah dijatahkan kepada Kementerian Agama (Kemenag) atau haji nonkuota. Atau ada istilah lain yakni Haji Mujalamah, yakni sistem keberangkatan haji tanpa harus menunggu kloter penerbangan atau haji reguler, yang seperti di jelaskan di atas, akan memakan waktu puluhan tahun untuk bisa menunaikannya.

Haji Furoda atau haji tanpa antri ini, bisa dimiliki oleh agency travel atau mereka yang memiliki kedekatan khusus dengan pihak kerajaan Arab Saudi, baik personal ataupun intansi. Namun, pada prakteknya, ada saja oknum agency yang ‘nakal’ memainkan golden ticket tersebut, untuk itulah jangan salah pilih travel agency yang memang tidak memenuhi standar perusahaan penyelenggara keberangkatan tersebut.

Untuk itu, bagi kamu yang ingin menunaikan haji dan umroh, pastikan terlebih dahulu legalitas perusahaannya, track record, domisili perusahaanya, sudah berapa banyak yang berhasil diberangkatkan ke tanah suci, bagi Rubi Tour sendiri, perusahaan agency Haji dan Umroh, asal kota Bandung ini, sudah lama didirikan, sehingga memberikan rasa nyaman tersendiri bagi jama’ah yang ingin melaksanakan Umroh dan Haji, Rubi Tour, 2014 tentunya sudah memiliki izin dan menjaga kepercayaan para jam’ah hingga kini Rubi Tour sudah berhasil memberangkatkan ribuan jama’ah.

Terlebih Rubi Tour juga, memiliki paket Haji Furoda, oh iya, satu lagi pengertian Haji Furoda yakni ibadah haji yang pelaksanaannya dilakukan tanpa melibatkan Pemerintah Indonesia. Sebab, pelaksanaan haji ini dilakukan secara mandiri oleh pengelola travel haji umroh, di mana visa menggunakan Visa Mujamalah atau visa undangan.

Visa ini khusus diberikan oleh Pemerintah Arab Saudi pada pemerintah Indonesia, di luar kuota pemerintah Indonesia, atau biasanya juga disebut haji non kuota. Meski demikian, pemerintah tetap mengawasi penyelenggaraannya. So, jadi untuk kamu yang ingin menyempurnakan rukun Islam ke lima, yakni menunaikan ibadah haji, maka berhati-hatilah dalam mencari travel agency untuk melengkapi ibadah kita, pastikan juga yah, domisili dan perizinan agency tersebut lengkah sesuai dengan peraturan pemerintah.


Info / Artikel Lainnya


0 PAX
Hubungi Kami